gejala kanker payudara

Waspadai Gejala Kanker Payudara Berikut Ini!

Anda wanita yang gemar merokok dan minum alkohol? Mulai sekarang, sebaiknya ubah kebiasaan tersebut supaya terhindar dari serangan kanker payudara. Menurut riset Share Cancer Support, risiko penyakit ini meningkat seiring bertambahnya usia.

Berdasarkan data dari World Cancer Research Fund International, wanita lebih rentan terserang kanker payudara setelah berumur 55 tahun. Meski begitu, penyakit ini juga kerap menjangkiti remaja berusia 12 tahun, wanita hamil di atas 30 tahun, atau perempuan tidak melahirkan.

Baca juga : Cara Mengatasi Keputihan

7 Gejala Kanker Payudara yang Harus Diketahui Sejak Dini

Supaya lebih waspada, tidak ada salahnya Anda mengenali gejala kanker payudara sejak dini. Menurut National Breast Cancer, Share Cancer Support, dan Breast Cancer Care, ada tujuh pertanda awal serangan kanker payudara. Apa saja? Simak kelengkapannya berikut ini.

  1. Benjolan Kecil di Area Payudara

Indikasi awal kanker payudara yang paling mudah dideteksi adalah benjolan kecil di sekitar wilayah payudara. Gejala tersebut terjadi karena sel kanker berkembang secara abnormal. Ukurannya melebihi sel lain, mengeras, serta tidak bergeser ketika ditekan.

Lalu, bagaimana caranya memastikan benjolan tersebut bukan gejala kanker? Lembaga kesehatan Breast Cancer menyarankan agar Anda melakukan beberapa langkah pemeriksaan diri.

Pertama, berbaringlah dengan posisi telentang dan tangan kanan di bawah kepala.

Kedua, taruh handuk atau bantal di bawah pundak sebagai penyangga. Secara perlahan, lakukan gerakan meraba searah putaran jarum jam. Ulangi cara tersebut sampai seluruh payudara diperiksa.

Baca juga : Bolehkah Berhubungan Saat Sedang Keputihan?

  1. Pembengkakan di Bawah Lengan

Pembengkakan di bawah lengan merupakan pemicu awal benjolan di ketiak. Asalnya dari kelenjar getah bening yang membesar sebagai bentuk imunitas tubuh. Para wanita yang sedang haid kerap kali mengalami hal tersebut. Namun, ukuran kelenjar kembali normal manakala menstruasi sudah usai.

Sebaliknya, pembengkakan yang makin parah, bisa jadi pertanda kanker payudara. Berdasarkan riset National Breast Cancer, penyebaran sel kanker bermula dari kelenjar getah bening. Setelah itu, sel tersebut menginfeksi seluruh tubuh secara bertahap.

  1. Payudara Terasa Nyeri Meski Tak Disentuh

Umumnya, payudara terasa nyeri saat memasuki siklus menstruasi. Bisa juga akibat benjolan, cedera, abses, atau pengaruh obat-obatan. Nyeri kerap terasa di bagian atas payudara sampai ke area lengan.

Rasa nyeri pada payudara bisa menjadi pertanda kanker payudara jika diikuti gejala lainnya. Semisal, ada benjolan yang mengeras dan keluar cairan dari papila (puting). Selain itu, nyeri akibat kanker payudara tetap terasa meski tidak disentuh.

Baca juga : Alasan Pentingnya Menghapus Make Up Sebelum Tidur

  1. Terjadi Perubahan Bentuk Payudara

Perubahan bentuk payudara dipengaruhi oleh hormon di dalam tubuh. Normalnya, ukuran payudara makin besar ketika memasuki siklus haid. Bisa juga karena faktor kehamilan, menyusui, atau berat badan.

Ukuran payudara kembali normal manakala kondisi hormon stabil atau sudah melewati masa-masa tersebut. Jika tak kunjung membaik, mungkin itu pertanda awal kanker payudara. Menurut lembaga Cancer Research UK, Anda harus segera menemui dokter ketika melihat ukuran dan bentuk payudara tidak seperti biasanya.

  1. Bagian Papila Mengeluarkan Cairan

Saat hamil trimester kedua, papila kerap mengeluarkan cairan berwarna kuning agak oranye. Kondisi ini normal terjadi sebagai pertanda kesiapan ASI untuk calon bayi. Namun, bagaimana jika cairan tersebut muncul di masa kehamilan atau menyusui?

Studi Mayo Clinic mengungkapkan, cairan tersebut merupakan salah satu pertanda kanker payudara. Warna cairannya bervariasi, semisal hijau, hitam, putih, dan bening. Jika yang keluar sudah berwujud darah, Anda harus segera menanganinya. Bisa jadi hal itu indikasi kanker stadium lanjut.

Baca juga : 6 Vitamin Terbaik Untuk Kulit Anda

  1. Ada Perubahan Bentuk, Tekstur, dan Warna Kulit Payudara

Gejala kanker payudara juga bisa terlihat dari warna kulit di area papila. Biasanya, ada perbedaan signifikan antara kulit tersebut dengan daerah lain di sekitar payudara. Beberapa tampak merah, bersisik, kering, pecah-pecah, serta menebal.

Tidak hanya itu, pori-pori di payudara pun terlihat membesar. Hal ini membuat teksturnya lebih kasar. Umumnya, disertai rasa gatal yang bisa menimbulkan ruam kulit.

Baca juga : Gejala dan Penyebab Kanker Serviks

  1. Urat di Area Payudara Terlihat dengan Jelas

Saat payudara membesar, urat di sekitarnya kerap terlihat jelas. Kondisi tersebut dianggap normal jika Anda sedang hamil atau menyusui. Sebaliknya, kalau terjadi di luar masa itu, segera periksakan diri ke dokter.

National Breast Cancer mengungkapkan, segala perubahan yang terjadi pada payudara harus mendapatkan perhatian khusus ketika terlihat abnormal. Terutama jika terlihat keriput atau urat di satu bagian saja.

Situs Breast Friends menemukan fakta; setiap 19 detik terdeteksi satu orang yang mengidap gejala kanker payudara. Karena itu, Anda harus tetap waspada. Semoga artikel tentang gejala payudara diatas bermanfaat bagi Anda!

Baca juga : Daftar Makanan Penyebab Jerawat

Back to Articles