vitamin e untuk kesuburan pria dan wanita

Pentingnya Vitamin E Untuk Kesuburan

Tanpa Vitamin E tubuh tidak bisa bereproduksi. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 1922 menunjukkan bahwa tikus yang dietnya tidak memiliki Vitamin E menjadi tidak subur. Begitu mereka diberi minyak biji gandum (kaya akan vitamin E) sebagai bagian dari makanan mereka, kesuburan tikus dipulihkan. Saat ini, penelitian menunjukkan Vitamin E sangat penting dalam melindungi dan meningkatkan kesehatan sel. Setiap bagian tubuh terdiri dari triliunan sel, termasuk organ reproduksi, telur dan sperma.

Alpha-tocopherol adalah nama kimia untuk bentuk paling aktif Vitamin E. Istilah tocopherol berasal dari kata-kata Yunani tokos, yang berarti “keturunan,” dan phero, yang berarti “menanggung”. Tokoferol secara harfiah berarti “melahirkan anak”. Jelas vitamin E sangat penting untuk kesehatan kesuburan.

Baca juga : Manfaat Vitamin E 400 IU Bagi Kesehatan Kulit

Peran Vitamin E Untuk Kesuburan Pria & Wanita

Vitamin E berfungsi terutama sebagai antioksidan. Telah terbukti sangat efektif untuk melindungi sel saraf, sel darah merah, dan fungsi sistem kekebalan tubuh seperti membantu dalam pencegahan dan penyembuhan gangguan neurologis, penyakit virus kronis dan anemia.

Beberapa penelitian telah dilakukan sehubungan dengan kesehatan kesuburan, menunjukkan pentingnya Vitamin E untuk membantu fungsi reproduksi dan kesehatan.

Vitamin E dimasukkan ke dalam lemak bagian dari membran sel, dimana ia menstabilkan dan melindungi membran sel dari senyawa beracun termasuk timbal, merkuri dan logam berat lainnya seperti senyawa toksik seperti benzena, karbon tetraklorida, pelarut pembersih (semua penghambat endokrin yang diketahui),  obat-obatan, radiasi, dan radikal bebas.

Hal ini sangat penting untuk keseimbangan hormonal, juga kesehatan sel. Senyawa toksik telah terbukti berkontribusi terhadap kesuburan.

  • Meningkatkan Ketebalan Endometrium pada Wanita

Endometrium adalah lapisan terdalam pada rahim dan tempat menempelnya ovum yang telah dibuahi . Sebuah studi yang diterbitkan oleh Fertility and Sterility pada bulan April, 2010, menunjukkan bahwa suplemen Vitamin E dapat membantu meningkatkan ketebalan endometrium pada wanita dengan lapisan uterus tipis <8mm.

Periset ingin melihat apakah vitamin ini bisa meningkatkan aliran darah arteri radial arterial (uRA). Hasil menunjukkan Vitamin E yang diberikan pada 600mg sehari meningkatkan uRA pada 72% pasien dan ketebalan endometrium (EM) pada 52% pasien.

  • Peningkatan Kesehatan dan Motilitas Sperma, Pengurangan Keguguran

Studi telah menunjukkan bahwa Vitamin E meningkatkan kesehatan dan motilitas sperma. Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa motilitas sperma, persen sperma hidup, dan persen spermatozoa normal meningkat dengan suplementasi Vitamin E dan selenium.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus yang dietnya tidak mengandung Vitamin E, menunjukkan bahwa tikus tersebut menjadi tidak subur. Studi ini menunjukkan sperma tikus jantan menjadi tidak bergerak dan tikus betina memiliki tingkat keguguran yang lebih tinggi daripada tikus yang tidak kekurangan Vitamin E. Tikus kemudian diberi minyak biji gandum yang tinggi Vitamin E dan kesuburannya benar-benar pulih.

  • Pengurangan Gejala PMS dan Fibrocystic Breast Disease

Beberapa studi klinis double-blind telah dilakukan pada suplementasi Vitamin E (alpha-tocopherol) untuk pengurangan penyakit payudara fibrokistik dan sindrom pramenstruasi (PMS). Sindrom pramenstruasi bersifat siklik dan disertai banyak gejala yang tidak nyaman termasuk, pembengkakan payudara yang menyakitkan, kembung, retensi air, kram, sakit kepala, pusing, mudah tersinggung dan depresi. Penyakit payudara fibrokistik adalah tumor jinak pada payudara dan seringkali menjadi nyeri dan bengkak dengan onset menstruasi.

Studi ini menunjukkan bahwa wanita yang diberi 600 IU Vitamin E per hari memiliki penurunan gejala PMS secara keseluruhan, terutama penyakit payudara fibrokistik. Tampaknya Vitamin E menormalkan kadar hormon pada pasien PMS dan FBD.

  • Pencegah Keguguran

Vitamin E dalam jumlah sampai 600 IU per hari (gunakan hanya 50 IU jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, penyakit jantung, atau diabetes) telah terbukti membantu mencegah keguguran pada wanita dengan riwayat keguguran berulang.

  • Mendukung Kantung Amnotik Sehat dalam Kehamilan

Vitamin E telah terbukti membantu mencegah pecahnya selaput ketuban (kantung amniotik) pada kehamilan. Tampaknya Vitamin E dapat meningkatkan kualitas kantung amnion.

Back to Articles