Apa itu Diabetes Mellitus

The Silent Killer : Diabetes Mellitus

Mungkin anda bertanya-tanya, mengapa mengerikan sekali diabetes mellitus disebut sebagai the silent killer? Diabetes melitus disebut ‘pembunuh terselubung’ karena sering sekali penderita tidak menyadari dirinya mengidap diabetes melitus, sampai sudah terjadi komplikasi, baik yang ringan sampai berat.

Apa sebenarnya komplikasi yang dapat ditimbulkan dari Diabetes Melitus?

Komplikasi diabetes melitus terutama tertuju pada pembuluh darah, baik pada pembuluh darah besar, maupun pembuluh darah kecil.

Komplikasi pada pembuluh darah besar menyangkut pada penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke, serta kurangnya pasokan darah ke bagian tubuh tertentu, seperti kakiMengapa bisa? Karena kencing manis merupakan salah satu faktor risiko terjadinya pengendapan lemak dan zat-zat lain yang berakhir pada penyumbatan pembuluh darah.

Komplikasi pada pembuluh darah kecil menyangkut pada pembuluh darah mata, ginjal, serta saraf.

1. Mata

Dapat terjadi retinopathy (kerusakan pada retina) yang berakhir pada kebutaan. Selain itu, pada penderita kencing manis, risiko terjadi katarak lebih tinggi dan dapat terjadi pada usia yang lebih muda dari biasanya.

Mungkin anda tertarik membaca : DM: Sebuah Tren Masa Kini?

2. Ginjal

Kerusakan ginjal dapat terjadi karena kerusakan pada sistem penyaringan ginjal, kurangnya pasokan darah ke ginjal, serta infeksi dari saluran kemih.
Wah, apa hubungan kencing manis dengan infeksi? Infeksi saluran kemih terjadi akibat gula yang dikeluarkan bersama urin, menjadi makanan bagi bakteri untuk berkembang biak, sehingga infeksi tidak jarang ditemukan. Tidak hanya di saluran kemih, infeksi juga dapat menyebar ke daerah sekitarnya yaitu daerah kemaluan.

3. Saraf

Komplikasi yang ditimbulkan tergantung dari lokasi saraf yang terkena. Kerusakan pada saraf yang umum ditemui pada penderita diabetes adalah mati rasa, dan rasa nyeri atau kesemutan. Pada pria penderita kencing manis, dapat ditemukan pula gangguan ereksi.

Wah, tidak heran bukan jika diabetes melitus menyandang gelar the silent killer? Maka itu penting sekali bagi kita untuk tetap mengontrol kadar gula darah dengan menjaga pola makan sehat serta mengkonsumsi obat herbal untuk kencing manis !

Back to Articles