Mitos malam pertama

Tips Mempersiapkan Malam Pertama Bagi Wanita

Malam pertama sebenarnya adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh banyak pasangan. Bukan sekadar hubungan fisik antara suami dan istri, malam pertama juga menjadi salah satu penanda dimulainya perjalanan rumah tangga. Namun, ada banyak mitos seputar malam pertama—hubungan seks untuk pertama kalinya—terutama bagi para perempuan.

Mitos yang paling terkenal adalah malam pertama terasa sangat menyakitkan bagi perempuan. Tak sedikit pengantin perempuan yang khawatir ketika akan menghadapi momen tersebut. Untuk mengatasinya, coba Anda lakukan persiapan berikut.

Persiapan Malam Pertama untuk Wanita

  • Melakukan perawatan diri sebelum menikah

Salah satu masalah yang dihadapi oleh perempuan ketika malam pertama adalah rasa tidak percaya diri atas tubuhnya sendiri. Untuk mengatasinya, selain harus menerima diri apa adanya, Anda dapat melakukan perawatan sejak sebelum menikah. Perawatan yang cocok untuk calon pengantin meliputi waxing, ratus, dan lulur.

Masalah lain yang sering mengurangi rasa percaya diri adalah keputihan. Keputihan, khususnya yang tidak berbau, adalah hal yang wajar, terutama kalau terjadi selama ovulasi—dilepaskannya sel telur dari indung telur.

Namun, ada keputihan yang tidak wajar dan berbau. Biasanya disebabkan oleh jamur atau infeksi. Karena hal ini bisa membuat Anda khawatir akan malam pertama, Anda bisa coba menghilangkannya dari dalam dengan Beauty Golds, obat keputihan tradisional alami. Obat herbal memang biasanya lebih aman untuk diminum dan tidak menimbulkan efek samping.

Baca juga : Hindari 5 Makanan Penyebab Keputihan Berikut Ini

  • Menyiapkan tempat tidur romantis

Agar tidak takut menghadapi momen malam pertama, Anda sebaiknya menyiapkan tempat tidur yang nyaman dan romantis. Kalau Anda memilih untuk melakukan bulan madu, Anda bisa memilih paket bulan madu dengan kamar hotel yang telah didesain seromantis mungkin—biasanya dilengkapi dengan bunga dan lilin aromaterapi.

Tempat tidur bernuansa romantis akan membuat tubuh Anda relaks. Suasana pun semakin intim sehingga semakin membuat Anda terpancing untuk melakukan hal-hal romantis—sebelum kemudian dilanjutkan dengan bercinta.

Baca juga : Tips Meningkatkan Kualitas Hubungan Intim

mitos malam pertama - wanita

  • Mempercayai pasangan dan merasa nyaman bersamanya

Untuk merasa siap menghadapi malam pertama, Anda perlu melakukannya dengan orang yang dipercaya. Anda juga perlu untuk merasa tertarik untuk bercinta dengannya. Karena itu, sebelum memutuskan untuk menikah dengan pasangan, pastikan Anda percaya dan merasa nyaman bersamanya.

Ketika menghadapi malam pertama, jangan sungkan untuk menyampaikan kekhawatiran Anda kepada pasangan. Dengan begitu, ia bisa lebih pengertian dalam memperlakukan Anda.

  • Mengenal tubuh sendiri

Salah satu penyebab malam pertama bisa terasa sangat menyakitkan adalah kurangnya rangsangan. Karena itu, penting bagi Anda untuk mengenal tubuh sendiri dan menemukan titik-titik yang bisa membuat Anda merasa terangsang.

Ketika tubuh terangsang, kelenjar dalam vagina dan serviks (mulut rahim) mengeluarkan cairan. Dengan adanya cairan tersebut, hubungan seksual tidak menyakitkan sebagaimana ketika kondisi vagina kering.

Selain disentuh pada titik-titik sensitif, cairan vagina lebih cepat muncul pada perempuan dewasa muda. Penyebabnya, perempuan usia ini—antara 20-30 tahun—tubuhnya memproduksi hormon estrogen dengan kadar lebih tinggi. Karena itu, perempuan yang melakukan malam pertama pada usia ini biasanya lebih siap untuk berhubungan intim.

Baca juga : Cara Alami Merawat Wajah

  • Menyiapkan pelumas untuk berjaga-jaga

Sudah berusaha untuk terangsang, tetapi kondisi vagina masih tetap kering? Ada banyak faktor yang bisa menjadi penyebabnya. Kebiasaan merokok dan rasa khawatir berlebihan adalah dua di antaranya. Karena itu, untuk berjaga-jaga, tidak ada salahnya untuk menyiapkan pelumas untuk mempermudah penetrasi.

Anda bisa memilih pelumas yang berbahan dasar air. Pelumas dari bahan ini sangat mudah dibersihkan kalau menempel pada seprai, berbeda dengan pelumas dari minyak atau silikon. Kalau Anda tidak ingin memakai pelumas, pastikan Anda tidak terburu-buru untuk melakukan penetrasi, melainkan tunggu sampai Anda benar-benar sudah terangsang.

Baca juga : Menghitung Masa Subur Wanita Untuk Program Hamil

Itulah hal-hal yang perlu Anda persiapkan saat akan menghadapi malam pertama. Asalkan Anda sudah siap—tidak terlalu tegang, khawatir, atau stres—malam pertama bisa menjadi momen berharga yang bisa Anda kenang di kemudian hari.

Back to Articles