tahapan perkembangan janin

Tahap Perkembangan Janin Yang Harus Bunda Ketahui

Hamil adalah kabar menggembirakan bagi banyak orang. Banyak orang tak sabar untuk menunggu buah hati lahir. Mereka ingin segera melihat wajahnya. Namun, usia kehamilan manusia berlangsung rata-rata 9 bulan 10 hari. Anda perlu menunggu kurang lebih selama itu untuk bisa melihat sang buah hati.

Namun, jangan khawatir. Meskipun belum bisa melihat secara langsung, Anda dapat mengecek perkembangan janin secara rutin. Berikut adalah tahapan yang bisa Anda harapkan terjadi pada buah hati selama ia berada di dalam kandungan.

Tahapan Perkembangan Janin

  • Trimester Pertama

Trimester pertama terjadi ketika kehamilan berusia satu sampai tiga bulan. Pada bulan pertama, sel telur yang telah berhasil dibuahi oleh sperma berkembang menjadi morula, salah satu tahapan perkembangan embrio. Air ketuban pun mulai terbentuk pada bulan pertama kehamilan. Fisik janin pun mulai terlihat, seperti terbentuknya lingkaran hitam yang nantinya menjadi mata, rahang bawah, mulut, dan tenggorokan.

Pada bulan kedua kehamilan, sistem saraf pusat janin sudah terbentuk. Sistem tersebut terdiri dari otak, sumsum tulang belakang, dan jaringan saraf tubuh lainnya. Tulang rawan janin pun mulai berubah menjadi tulang. Janin juga mengalami perkembangan fisik dengan munculnya ‘tunas’ yang nantinya akan menjadi kaki dan telinga.

Pada bulan ketiga, terjadi perkembangan janin yang signifikan pada bagian organ dalam, sistem urin, dan peredaran darah. Bentuk tubuh janin pun sudah cukup lengkap dengan adanya tangan, kaki, telinga, dan gigi. Namun, jenis kelamin janin belum dapat diketahui.

Pada trimester pertama, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh ibu hamil. Di antaranya adalah mulai meminum vitamin prenatal, seperti Bio Strath untuk menjaga kadar hemoglobin (sel darah merah) dan mulai mencari fasilitas kesehatan yang tepat. Selain itu, pada trimester pertama ibu hamil dapat mengalami morning sickness. Pemeriksaan ke dokter pun menjadi hal yang sangat penting agar kondisi kesehatan ibu dan anak dapat dipantau.
Bio-Strath Untuk Menjaga Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil

  • Trimester Kedua

Trimester kedua terjadi ketika kehamilan berusia 4-6 bulan. Detak jantung janin sudah bisa didengarkan melalui pemeriksaan. Pada bulan keempat, kelamin bayi sudah mulai terbentuk, yaitu dengan adanya prostat (bagi laki-laki) dan folikel ovarium (pada perempuan). Berat janin pada usia empat bulan sekitar 40 g.

Bulan berikutnya, perkembangan janin terjadi pada otot-ototnya. Artinya, janin sudah mulai bergerak untuk melatih otot-ototnya. Kalau bayi bergerak cukup aktif, Anda sudah bisa merasakan gerakannya dari luar perut. Selain itu, kepala janin berusia lima bulan juga sudah mulai ditumbuhi rambut.

Pada bulan keenam, janin sudah bisa membuka matanya secara sempurna. Ia juga sudah dapat mendengar suara dari luar perut ibunya. Sebagai respons atas suara, denyut nadi janin dapat meningkat. Berat rata-rata janin pada usia enam bulan adalah 460 g. Sudah cukup besar, tetapi belum sangat berat.

Baca juga : Rahasia Bayi Sehat & Cerdas

  • Trimester Ketiga

Memasuki trimester ketiga, yaitu usia kehamilan 7-9 bulan, para orang tua biasanya sangat bersemangat menunggu buah hati mereka lahir. Pada trimester ini, fisik janin mengalami pertumbuhan pesat. Pada bulan ketujuh saja, beratnya antara 900-1.800 g. Janin pun sudah bisa mengubah posisi tubuh, merasakan sakit, dan menanggapi rangsangan cahaya dan suara.

Pada bulan kedelapan, fisik janin semakin membesar, menjadi sekitar 2,27 kg. Perkembangan juga terjadi pada bagian organ dalamnya. Hanya organ paru-paru saja yang belum sempurna. Selain itu, janin berusia delapan bulan juga semakin aktif bergerak dengan cara menendang.

Memasuki usia kehamilan sembilan bulan, janin sudah sempurna terbentuk dan siap untuk dilahirkan. Paru-paru yang tadinya belum sempurna pun sudah berkembang menjadi hampir sempurna.

Pada usia ini, janin memiliki berat sekitar 3,2 kg. Karena kehamilan sudah besar, ibu hamil bisa saja mengalami nyeri pada persendian. Pertimbangkan untuk meminum obat nyeri persendian herbal yang lebih aman bagi perempuan hamil daripada obat kimia.

Itulah tahapan perkembangan janin yang perlu dipahami para orang tua. Dengan memperhatikan detail perkembangan tersebut, Anda tidak hanya mengetahui perkembangan buah hati, tetapi juga bisa mengetahui apabila kehamilan tidak wajar. Kalau sudah tahu, Anda dan dokter yang bertanggung jawab jadi bisa mengambil tindakan tepat untuk mencegah hal tak diinginkan terjadi.

Baca juga : Panduan Lengkap Cara Mendidik Anak

Back to Articles