pantangan makanan kolesterol

Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Kolesterol

Apakah Anda punya kebiasaan merokok, sering stres, atau jarang olahraga? Hati-hati, hal-hal tersebut bisa meningkatkan kolesterol dalam tubuh. Berdasarkan riset World Health Organization (WHO), kolesterol jahat mampu membunuh 2,6 juta orang di dunia. Jika tidak segera diatasi, penyakit ini dapat memicu serangan jantung dan stroke.

Hasil penelitian tersebut diperkuat oleh studi dari tim vaskular dan jantung melalui situs health.clevelandclinic.org. Mereka menyatakan bahwa, kolesterol juga menyebabkan plak di dinding arteri. Karena itulah, seseorang dengan kolesterol tinggi mudah terserang strok.

7 Pantangan Makanan Kolesterol

Lalu, hal apa lagi yang bisa meningkatkan kadar kolesterol? Dilansir dari halaman web medlineplus.gov, makanan menjadi penyebab utama tingginya kolesterol darah. Berikut ini adalah beberapa pantangan makanan kolesterol yang harus Anda hindari.

  1. Jeroan

Berapa kali Anda mengonsumsi jeroan dalam seminggu? Bagi yang tidak punya masalah kolesterol, makanan ini bisa disantap lebih dari satu kali. Pasalnya, jeroan mengandung nutrisi penting untuk kesehatan tubuh, semisal vitamin B12 dan protein.

Sebaliknya, penderita kolesterol tinggi mesti mengurangi konsumsi jeroan, terutama bagian hati. Menurut data USDA (United States Department of Agriculture Agricultural Research Service), setiap 100 gram hati ayam mengandung 345 mg kolesterol. Sementara itu, pengidap penyakit jantung dan stroke tidak boleh mengonsumsi makanan berkolesterol lebih dari 200 mg per hari.

Berdasarkan riset tersebut, coba perhitungkan jumlah kolesterol yang masuk ke dalam tubuh jika Anda mengonsumsi jeroan setiap hari. Melebihi batas normal, bukan? Jadi, Anda harus mengatur pola konsumsinya agar kadar kolesterol terkendali.

Baca juga : 5 Cara Sehat Menurunkan Kolesterol

  1. Otak Hewan

Bagaimana rasa otak sapi, kambing, atau ayam saat disantap? Lezat, bukan? Namun, di balik kelezatan tersebut ada kolesterol jahat yang bisa mengganggu kesehatan.

Semisal, otak sapi dengan kandungan kolesterol 3.100 mg. Jumlah tersebut sudah melebihi angka kecukupan gizi (AKG) yang disarankan. Itulah sebabnya, penderita kolesterol tinggi tidak diperkenankan menyantap berbagai jenis otak hewan.

  1. Susu Sapi

Anda menyukai susu sapi? Minuman ini mengandung protein, vitamin, serta kalsium yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Meski begitu, terlalu berlebihan mengonsumsinya dapat meningkatkan kadar kolesterol darah.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Ini dikarenakan oleh kandungan lemak dalam susu sapi yaitu, sekitar 3-4 persen dari total nutrisi. Jika sering mengonsumsinya, lemak yang masuk pun akan semakin banyak. Tumpukan zat inilah yang dapat menaikkan kolesterol secara cepat.

  1. Mentega

Mentega merupakan krim yang terbuat dari susu. Makanan ini biasa digunakan untuk menggoreng, membuat roti, ataupun memanggang. Ketika dipanaskan, mentega akan meleleh dan mengeluarkan minyak.

Seorang dokter dari University College London Hospital, dr. Kolveka, mengungkapkan bahwa mentega mengandung lemak jenuh. Menurutnya, hal tersebut bisa menyebabkan penyakit kardiovaskular. Jadi, kalau ingin kolesterol tetap normal, hindari makanan yang berbahan mentega.

  1. Kentang Goreng

Renyah, gurih, dan lezat; itulah sensasi rasa kentang goreng. Makanan tersebut biasa dihidangkan bersama saus atau keju. Anda bisa menemukan kuliner ini di berbagai restoran fast food.

Namun, kentang goreng bisa membahayakan kesehatan jika dikonsumsi berlebihan. Pasalnya, kandungan lemak dalam makanan ini tergolong tinggi. Setiap 100 gram kentang goreng terdapat 15 gram lemak. Risikonya, terjadi penumpukan lemak trans di tubuh Anda sehingga kolesterol darah menjadi tinggi.

  1. Makanan yang dipanggang

Apakah Anda pernah mengonsumsi kue kering atau biskuit shortening? Keduanya merupakan contoh makanan yang dipanggang. Kandungan minyak hidrogenasi parsial di dalam jajanan tersebut sangat tinggi.

Minyak hidrogenasi parsial adalah salah satu bentuk lemak trans. Menurut studi American Heart Association, lemak trans mampu meningkatkan kadar LDL (Low-density Lipoprotein). Sebaliknya, HDL (High-density Lipoprotein) di dalamnya menurun secara signifikan.

Baca juga : Batas Normal Kolesterol

  1. Minyak Kelapa

Dilansir dari situs heartuk.org.uk, santan dan minyak kelapa dikategorikan makanan yang mengandung lemak jenuh. Zat ini memiliki tiga molekul asam lemak atau dikenal dengan trigliserida. Jumlahnya mencapai 91 persen dari total nutrisi dalam minyak kelapa.

Bahaya minyak kelapa bagi penderita kolesterol tinggi juga diungkapkan oleh WHO. Para ahli di lembaga tersebut meyakini, lemak jenuh berdampak buruk pada kesehatan jantung dan kolesterol.

Demikian ulasan mengenai beberapa pantangan makanan kolesterol. Meski kolesterol juga dibutuhkan untuk memproduksi hormon, Anda harus tetap menjaga batas normalnya. Dengan demikian, tubuh bisa terhindar dari berbagai macam penyakit berbahaya.

Back to Articles