Masa Subur Wanita

Menghitung Masa Subur Wanita untuk Program Hamil

Kehamilan merupakan momen yang paling dinanti-nantikan oleh sebagian besar wanita yang sudah menikah. Apabila Anda sedang merencanakan program hamil, salah satu hal yang perlu Anda perhatikan adalah memperkirakan dan menghitung kapan masa subur dan masa tidak subur Anda terjadi.

Masa subur adalah suatu masa di dalam siklus haid wanita ketika sel telur dalam kondisi matang dan siap dibuahi oleh sel sperma. Apabila hubungan seksual dilakukan pada masa subur, kemungkinan terjadi kehamilan akan lebih besar.

Kapan Masa Subur Wanita Terjadi?

Pada dasarnya, masa subur wanita terjadi di masa ovulasi, yakni sekitar 12-14 hari sebelum terjadi haid. Namun, hal ini juga bergantung pada siklus haid atau siklus menstruasi masing-masing individu.

Jika siklus menstruasi Anda pendek, misalnya hanya 22 hari, ovulasi dapat terjadi hanya beberapa hari setelah menstruasi berakhir. Sementara, jika siklus menstruasi Anda berlangsung selama 28 hari, rata-rata masa subur terjadi pada hari ke-10 sampai ke-17 setelah menstruasi berakhir.

Di sisi lain, selain masa ovulasi, kehamilan juga sangat ditentukan oleh proses sperma menjangkau sel telur. Agar dapat hamil, sel telur yang sudah matang harus dibuahi dalam waktu 12 sampai 24 jam setelah terjadi ovulasi.

Baca juga : Penyebab Gagalnya Program Hamil

Cara Menghitung Masa Subur Wanita

Menghitung masa subur sebenarnya cukup mudah. Berikut adalah langkah-langkah yang perlu Anda lakukan untuk menghitung masa subur.

  1. Ketahui Panjang Siklus Haid Anda

Untuk menghitung masa subur, pertama Anda harus mengetahui siklus haid Anda dan menghitung berapa lama siklus tersebut berlangsung. Berhubung panjang siklus haid bisa mengalami sedikit perubahan dari bulan ke bulan, sebaiknya lakukan pengamatan siklus haid selama setidaknya delapan bulan untuk mengetahui rata-ratanya.

  1. Hitung Perkiraan Masa Subur

Setelah mengetahui siklus haid, selanjutnya Anda dapat menghitung masa subur dengan mencari siklus terpendek dan siklus terpanjang dari haid Anda setiap bulannya. Perkiraan masa subur dapat dihitung dengan perhitungan berikut:

  • Kurangi 18 hari dari siklus haid terpendek Anda. Misalnya, siklus haid terpendek Anda adalah 27 hari, maka hari pertama masa subur Anda adalah hari ke-9 setelah hari pertama haid.
  • Kurangi 11 hari dari siklus haid terpanjang Anda. Misalnya, siklus haid terpanjang Anda adalah 29 hari, maka hari terakhir masa subur Anda adalah hari ke-18 setelah hari pertama haid.

Dari perhitungan di atas, jika siklus haid Anda berlangsung selama 27-29 hari, maka kondisi subur Anda terjadi pada hari ke-9 sampai 18 setelah haid.

Baca juga: Tips untuk Cepat Hamil

Penyebab Wanita Tidak Subur dan Susah Hamil

Pada kondisi tertentu, ada kemungkinan seorang wanita tetap sulit hamil meskipun sudah memperhitungkan periode ovulasi dan berhubungan seksual secara rutin pada masa-masa subur. Kondisi ini bisa menjadi indikasi bahwa seorang wanita tidak subur.

Nah, apa sebenarnya yang menjadi penyebab seorang wanita tidak subur sehingga sulit hamil? Berikut adalah beberapa penyebab ketidaksuburan pada wanita yang perlu Anda ketahui.

  1. Usia

Usia berkaitan erat dengan ketidaksuburan wanita. Kesuburan wanita umumnya akan menurun secara signifikan pada usia 30 ke atas. Selain lebih sulit untuk hamil, kemungkinan keguguran juga lebih tinggi pada wanita yang sudah berumur.

  1. Kebiasaan Merokok

Kebiasaan merokok dapat menyebabkan banyak gangguan kehamilan, seperti gangguan pada leher rahim, tabung saluran indung telur, hingga meningkatkan risiko keguguran. Rokok juga dapat menyebabkan indung telur mengalami penuaan lebih cepat dan menghabiskan sel telur sebelum waktunya, sehingga menurunkan kemungkinan hamil.

Baca juga: Kebiasaan Buruk yang Merusak Kesuburan Pria

  1. Berat Badan

Badan yang terlalu gemuk atau terlalu kurus juga dapat mengurangi tingkat kesuburan wanita. Pasalnya, berat badan memengaruhi tingkat hormon di dalam tubuh, termasuk hormon yang berperan dalam proses ovulasi.

Untuk mendapatkan berat badan normal, biasakan gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan-makanan yang bergizi dan melakukan olahraga secara teratur. Selain itu, Anda juga bisa mengiringi pola hidup sehat dengan mengonsumsi teh herbal yang dapat membantu menurunkan berat badan secara alami.

  1. Gangguan Ovulasi

Menurut penelitian yang dilakukan oleh US Department of Health and Human Services, penyebab utama ketidaksuburan pada wanita adalah adanya masalah atau gangguan ovulasi. Tanda-tanda seorang wanita mengalami gangguan ovulasi antara lain menstruasi yang tidak normal dan tidak lengkapnya periode menstruasi.

Nah, itulah sedikit pemaparan mengenai masa subur dan beberapa faktor yang dapat menghambat kesuburan wanita. Semoga bermanfaat!

Back to Articles