manfaat kayu manis

Kayu Manis Sebagai Alternatif Pengobatan Diabetes

Seperti telah dibahas pada artikel-artikel sebelumnya, pasti anda sudah mengetahui betapa banyak penderita diabetes mellitus atau kencing manis di masa globalisasi seperti sekarang ini. Belum lagi berbagai komplikasi yang dapat ditimbulkan dari penyakit silent killer ini, bila penyakit tidak dikontrol dengan baik. Berikut adalah manfaat kayu manis untuk diabetes.

Sudah sering pastinya ya, anda mendengar bahwa pada penderita kencing manis, disarankan untuk mengkonsumsi kayu manis, entah informasi tersebut didapat dari broadcast message di media chatting, forum diskusi di website internet, atau post di social media. Hmm, kira-kira berita-berita tersebut hanya hoax semata atau demikian faktanya?

Baca juga : Gejala Diabetes Pada Wanita

Bagaimana Kayu Manis Dapat Membantu Penderita Diabetes?

Kayu manis (Cinnamomum sp) sering disebut-sebut dapat membantu penderita diabetes mellitus tipe 2 dalam mengontrol kadar gula darah. Kayu manis dipercaya memiliki berbagai khasiat untuk kesehatan, di antaranya adalah menurunkan kadar lemak (lipid) dan kadar gula darah (glukosa) dalam tubuh.

Disebutkan bahwa kayu manis memiliki efek yang menguntungkan dalam mengontrol kadar kolesterol LDL, HDL, dan Trigliserida, serta kadar gula darah puasa.

Kayu manis memiliki kandungan yang bernama cinnameldehyde, yang berefek pada hormone insulin, di antaranya adalah mencetuskan keluarnya hormon insulin untuk pengaturan kadar gula darah, serta menaikkan sensitivitas hormon insulin.

Selain itu, kayu manis juga meningkatkan metabolisme glukosa dan lipid dalam tubuh. Meski secara biokimia kayu manis terlihat menguntungkan bagi penderita kencing manis, apakah manfaat kayu manis untuk diabetes sudah teruji secara klinis?

Baca juga : Pola Makan Yang Harus Dihindari Pengidap Diabetes

Manfaat Kayu Manis Untuk Diabetes

Banyak sekali penelitian yang telah dilakukan sejak dahulu dalam meneliti hubungan antara kayu manis dan kencing manis. Hasil yang didapat dari penelitian pun sangat beragam.

Ada penelitian yang mendapatkan hasil bahwa konsumsi kayu manis dapat meningkatkan kadar gula darah, walaupun terdapat pula beberapa penelitian yang menunjukkan hasil yang tidak signifikan.

Dosis kayu manis yang dapat dikonsumsi dalam penggunaannya untuk penderita kencing manis bervariasi dari 1 sampai dengan 6 gram per hari.

Baca juga : 7 Cara Alami Untuk Menurunkan Diabetes

Kayu Manis & HBA1C

Beberapa penelitian menunjukkan kontrol kadar gula darah puasa dan kadar HbA1c yang memuaskan pada penderita kencing manis yang mengkonsumsi kayu manis secara rutin setiap harinya.

Mungkin beberapa dari anda akan bertanya-tanya, apa itu HbA1c? Dilansir dari Diabetes.co.uk, Kadar HbA1c yang disebutkan di atas mengindikasikan kadar rata-rata gula darah jangka panjang anda dalam periode 8 sampai 12 minggu terakhir. Pemeriksaan kadar HbA1c merupakan pemeriksaan yang baik untuk melihat apakah gula darah terkontrol dengan baik atau tidak.

Baca juga : Manfaat Pare Untuk Diabetes

Efek Samping Kayu Manis Terhadap Tubuh

Efek samping dari konsumsi kayu manis pada manusia sendiri belum banyak diteliti, namun sejauh ini, efek samping yang dapat ditemukan adalah alergi kayu manis. Penelitian pada binatang, efek samping yang dapat ditemukan adalah efek samping pada hati dan pembekuan darah, terutama jika konsumsi berlebihan. Well, di samping dari itu, konsumsi apapun yang berlebihan memang tidak baik, bukan?

Pada penderita kencing manis (tipe 2), terapi dengan obat-obatan hipoglikemik (penurun kadar gula darah) maupun hormon insulin, diet, serta perubahan gaya hidup tetap menjadi terapi standar.

Di balik itu, penambahan obat herbal dengan kandungan kayu manis untuk diabetes dapat dipertimbangkan guna membantu mengontrol gula darah dalam tubuh.

Selain pada penderita kencing manis, menurut penelitian, penambahan supelementasi kayu manis juga memiliki efek yang baik terhadap penurunan gula darah pada pasien pre diabetes, overweight dan obesitas. Seperti diketahui, kadar gula darah pada orang dengan obesitas lebih tinggi daripada pada orang dengan berat badan normal.

Baca juga : Gymnema Sylvestre, Alternatif Alami dan Manjur Untuk Mengobati Diabetes

Back to Articles