salmon-makanan-untuk-penderita-pengapuran-tulang

Daftar Makanan Terbaik Bagi Penderita Pengapuran Tulang

Anda pernah merasakan tulang kaku, sulit bergerak, dan membengkak? Mulai sekarang, waspadai gejala tersebut. Bisa jadi, itu adalah indikasi awal pengapuran tulang.

Pengapuran tulang atau osteoartritis tidak hanya dipengaruhi faktor usia. Berdasarkan hasil penelitian National Institute of Health, osteoartritis kerap menyerang orang dewasa berumur sekitar 25 tahun. Jumlahnya mencapai angka 26,9 juta dengan penyebab bervariasi, semisal kelebihan berat badan, cedera, serta keturunan.

Baca juga : 10 Tips Pola Hidup Sehat

7 Makanan Untuk Penderita Pengapuran Tulang

Menurut penelitian Arthritis Research Institute of America, berikut ini adalah makanan untuk penderita pengapuran tulang yang harus dikonsumsi.

  1. Udang

Udang merupakan makanan laut yang mampu meringankan gejala osteoartritis. Pasalnya, biota ini memiliki kandungan glukosamina—senyawa monosakarida—dari kitin cangkang. Fakta tersebut dibuktikan melalui penelitian University of Colorado Hospital, bahwa glukosamina mampu meredakan pembengkakan dan memulihkan tulang rawan.

Selain itu, udang juga mengandung vitamin E yang menjadi antioksidan alami. Jika dikonsumsi oleh penderita pengapuran tulang, zat ini bisa meminimalkan efek peradangan. Riset UNC School of Medicine mengungkapkan, vitamin E merupakan alpha tocopherol untuk mencegah pengapuran di bagian lutut.

Baca juga : 30 Tanaman Herbal Beserta Manfaatnya Bagi Kesehatan

  1. Tahu

Siapa sangka, tahu—lauk yang berbahan dasar kedelai ini—mampu memulihkan gejala pengapuran tulang secara efektif. Makanan ini bekerja cepat dalam mengurangi pembengkakan pada lutut. Pun bisa meminimalkan rasa sakit di sekujur tulang sendi.

Dilansir dari Baylor College of Medicine, Dr. Brendan Lee mengatakan bahwa metabolisme tulang rawan sangat dipengaruhi oleh protein dalam tubuh. Pasalnya, protein merupakan zat pembentuk kolagen. Nah, kolagen tersebut berfungsi untuk menguatkan tulang agar tidak mudah rapuh.

  1. Sereal Gandum

Salah satu penyebab pengapuran tulang adalah kekurangan vitamin D. Menurut riset dalam jurnal National Institute of Health, risiko osteoartritis meningkat dua kali lipat akibat defisiensi vitamin D.  Karena itu, Anda dianjurkan mengonsumsi sereal gandum saat sarapan.

Kandungan vitamin D dalam sereal gandum mencapai 25 persen atau sekitar 333 IU per 100 mg. Arthritis Foundation—melalui penelitiannya—membuktikan sereal gandum mampu mengembalikan kekuatan tulang rawan. Sereal gandum disebut sebut sebagai salah satu makanan untuk penderita pengapuran tulang terbaik yang dapat Anda konsumsi.

Baca juga : Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi Rematik

  1. Ikan Salmon

Anda pernah melihat ikan salmon? Habitat hewan ini berada di sekitar Samudera Atlantik utara dan Pasifik. Ciri-ciri fisiknya tergolong unik; berwarna merah muda, tampak seperti perak, serta memiliki sisik yang bersinar.

Selain rasanya lezat, ikan salmon juga bisa mengatasi peradangan pada gejala osteoartritis. Menurut Arthritis Foundation, hewan laut ini mengandung omega-3 yang menjadi zat antiinflamasi alami. Jika dikonsumsi secara rutin, bengkak akibat pengapuran tulang dapat berkurang.

  1. Buah Nanas

Anda menyukai buah nanas? Buah ini mengandung bromelain—enzim protease dalam nanas—yang dapat mengurangi peradangan dan nyeri. Menurut jurnal di situs National Institute of Health, bromelain memberikan efek positif pada 18 pasien osteoartritis.

Enzim bromelain juga mampu menyerap glukosamina secara maksimal. Karena itu, proses perbaikan sendi lebih cepat. Pun bisa menyembuhkan bengkak pada jaringan lunak akibat pengapuran tulang.

Baa juga : Dampak Penyakit Asam Urat Jika Tidak Segera Diobati

  1. Pisang Raja

Beraroma harum, berukuran besar, serta berwarna kuning kehijauan; itulah pisang raja. Kulitnya tergolong tebal dengan isi padat dan bertekstur lembut. Banyak yang menyukai buah ini karena rasanya sangat manis.

Ternyata, di balik kelezatan pisang raja, tersimpan zat yang bisa menyembuhkan pengapuran tulang. Hal itu karena buah pisang mengandung potasium dan magnesium. Dengan adanya kedua zat tersebut, tulang menjadi lebih padat dan kuat.

Tak hanya itu, pisang raja yang kulitnya masih hijau, kaya akan asam lemak rantai pendek (SCFA). Senyawa ini terbentuk di usus besar saat proses fermentasi polisakarida. SCFA tersebut tidak larut dalam empedu, tetapi berubah menjadi energi.

Karena terserap sebagai energi, tubuh bisa terhindar dari kegemukan yang berdampak pada pengapuran tulang. Berdasarkan riset Mayo Clinic, berat badan berlebihan dapat mengakibatkan persendian pinggul dan lutut tertekan. Sementara SCFA, dapat mencegah hal itu terjadi.

Baca juga : Diet Tanpa Nasi – Apakah Aman Bagi Kesehatan?

  1. Selai Kacang

Selai kacang terbuat dari kacang tanah yang digoreng, lalu ditumbuk sampai halus. Setelah itu, dikombinasikan dengan garam dan gula. Biasanya, dijadikan campuran roti tawar atau kue lapis.

Untuk menyembuhkan pengapuran tulang, cobalah mengonsumsi selai kacang secara teratur. Menurut riset National Institute of Health, selai kacang mengandung niacinamide yang mampu mengobati bengkak. Penelitian tersebut berpengaruh cukup signifikan terhadap pasien osteoartritis.

Itulah tujuh makanan untuk penderita pengapuran tulang. Untuk mempercepat pemulihan, Anda bisa mengonsumsi produk Harvest Sanopain yang mengandung glucosamine chondroitin dan MSM complex. Harvest Sanopain terbuat dari bahan tradisional alami sehingga aman dikonsumsi dalam jangka panjang.

Back to Articles