gejala sembelit kronis

15 Gejala Sembelit Yang Tidak Boleh Anda Abaikan

Sembelit merupakan gangguan pencernaan yang bisa menyerang siapa pun tanpa mengenal jenis kelamin ataupun usia. Menurut hasil studi American Society for Pediatric Gastroenterology and Nutrition, prevalensi konstipasi pada anak-anak sekitar 30 persen. Sementara itu, berdasarkan riset The Indonesian Society of Gastroenterology, angka kejadian sembelit di Cina mencapai 15-20 persen.

Penelitian itu dilakukan pada remaja mulai umur 16 tahun hingga dewasa. Akibat serangan konstipasi tersebut, sekitar 18 persen dari mereka tidak mampu menuntaskan pekerjaan. Sayangnya, beberapa orang kerap meremehkan penyakit sembelit.

Padahal, mengabaikan sembelit sama saja dengan membiarkan penyakit lain bersarang di dalam tubuh. Seperti yang diungkapkan oleh American Gastroenterological Association; 16 persen orang Amerika mengidap konstipasi kronis.

Baca juga : Lidah Buaya Untuk Sembelit dan Tubuh Langsing

15 Gejala Sembelit Yang Patut Anda Waspadai

Lantas, bagaimana cara mengantisipasi penyakit tersebut? Langkah awal yang harus Anda lakukan adalah memahami gejala sembelit berikut ini.

  1. Perut Terasa Tidak Nyaman

Anda pernah merasa isi perut penuh, tetapi tetap lapar? Itulah salah satu gejala awal sembelit yang disebut begah. Jika diabaikan, organ ini bisa mengeras dan membesar.

  1. Frekuensi Buang Air Besar Menurun

Cobalah menghitung, seberapa sering buang air besar dalam seminggu. Normalnya, setiap orang melakukan defekasi sebanyak satu kali per hari sampai 3 hari sekali. Percaya atau tidak, buang air besar setiap tiga hari sekali masih ada dalam batasan normal. Namun, jika lebih dari itu, bisa dipastikan sembelit sedang menyerang Anda.

  1. Ketika Buang Air Besar, Sulit Mengeluarkan Tinja

Salah satu gejala sembelit yang paling terlihat adalah sulit defekasi. Anda harus menekan perut atau mengejan untuk bisa mengeluarkan tinja. Jika indikasi ini terjadi berulang kali, segera atasi dengan minum teh pelancar BAB.

  1. Tekstur Tinja Terasa Keras

Profesor Arthur Magun dari Kedokteran Klinis College of Physicians mengatakan, ciri-ciri tinja normal pasti berwarna cokelat, padat, dan bertekstur sedang. Jadi, feses yang terasa sangat keras tergolong abnormal. Hal ini pun menjadi indikasi awal penyakit sembelit.

  1. BAB Berdarah

Orang yang terkena sembelit biasanya selalu mengejan ketika buang air besar. Jika terlalu dipaksakan, bisa keluar tinja berdarah. Hal itu terjadi akibat gesekan antara feses dan pelepasan sehingga menimbulkan luka lecet.

  1. Pelepasan Terasa Perih, Penuh, dan Panas

Tinja yang mengeras akan sulit dikeluarkan meski sudah mengejan. Ukurannya pun lebih besar ketimbang feses normal. Karena itu, bisa menimbulkan rasa panas, perih, dan penuh di pelepasan.

  1. Mulai Mual dan Muntah

Jika sembelit semakin parah, penderitanya bisa mengalami mual. Hal ini karena adanya penumpukan kotoran di saluran pencernaan. Bahkan, gejala tersebut disertai muntah berulang kali.

  1. Punggung Terasa Nyeri

Sembelit terjadi di saluran pencernaan yang berdekatan dengan punggung bagian bawah. Adanya sumbatan di usus mengakibatkan tekanan pada otot di sekitarnya. Karena itulah, Anda merasakan nyeri punggung saat menderita konstipasi.

  1. Nafsu Makan Menurun

Kotoran yang menumpuk di saluran pencernaan bisa mengakibatkan peradangan. Jika tidak diatasi, luka tersebut menimbulkan rasa tidak nyaman di perut. Hal itu membuat penderita sembelit semakin enggan untuk menyantap makanan apa pun.

  1. Terjadi Kram Perut

Anda pernah merasakan sakit melilit bercampur nyeri di area perut? Inilah yang disebut kram perut. Gejala tersebut terjadi akibat kontraksi otot polos di rongga perut yang melibatkan seluruh organ pencernaan, termasuk usus.

Baca juga : Susah BAB? Inilah Cara Mengatasi Sembelit Secara Alami

  1. Mulut Beraroma Kurang Sedap

Penyakit sembelit bisa terdeteksi melalui aroma mulut. Bau tersebut berasal dari saluran pencernaan, tepatnya usus besar. Saat itu, ada sisa makanan yang menyumbatnya sehingga menimbulkan aroma kurang sedap.

  1. Demam dan Sakit Kepala

Demam merupakan salah satu bentuk pertahanan alami yang dilakukan oleh tubuh. Ketika terserang konstipasi kronis, suhu badan menjadi naik. Pun bisa disertai gejala pusing atau sakit kepala.

  1. Merasa Buang Air Besar Belum Tuntas

Gejala susah buang air besar pada penyakit sembelit disebabkan oleh kurangnya serat. Meski Anda bisa mengeluarkan tinja, pasti merasa belum tuntas. Hal itu karena sisa kotoran masih menumpuk di saluran usus besar.

  1. Tubuh Terasa Letih dan Lemas

Saat Anda buang air besar, saraf vagus ikut bekerja. Akibatnya, kinerja jantung menjadi lebih lambat, menimbulkan mual, berkeringat dingin, dan lemas. Jika kondisi fisik lemah, hal ini bisa menyebabkan seseorang tak sadarkan diri atau pingsan.

  1. Penderita Mudah Emosi

Gangguan emosional bisa terjadi pada seseorang yang mengalami konstipasi kronis. Karena penyakit tersebut tak kunjung sembuh, timbul depresi dari dalam diri. Akibatnya, penderita konstipasi lebih mudah marah, malu, atau merasa bersalah.

Itulah 15 gejala sembelit yang harus Anda ketahui supaya bisa segera mengatasinya. Untuk mencegah serangan konstipasi, jaga pola makan, istirahat, serta olahraga teratur.

Back to Articles