gejala diabetes tipe 1

Kenali 10 Gejala Diabetes Tipe 1 Berikut Ini

Diabetes Tipe 1 merupakan jenis penyakit gula yang disebabkan oleh ketidakmampuan pankreas memproduksi insulin sebagaimana mestinya. Insulin merupakan hormon yang berperan penting dalam proses penyerapan gula darah oleh sel-sel otot, menjadi sumber energi. Tanpa insulin, gula tidak terserap dengan baik oleh otot dan tetap bertahan di dalam darah, mengakibatkan diabetes.

Penderita diabetes tipe 1 lebih sedikit jumlahnya daripada penderita diabetes tipe 2. Namun, harus diwaspadai, lebih jarang ada bukan berarti tidak ada penyakit ini di Indonesia. Anda tetap harus memahami gejalanya, di antaranya yang berikut ini.

Baca juga : Gejala Diabetes pada Wanita

10 Gejala Diabetes Tipe 1

  • Urin berlebihan

Salah satu tanda-tanda penyakit diabetes tipe 1 adalah sering buang air kecil. Hal ini terjadi karena ginjal berusaha untuk membuang gula darah berlebihan di dalam darah melalui urin. Normalnya, orang buang air kecil antara 4-8 kali sehari, tergantung pada banyaknya air yang diminum. Namun, penderita diabetes bisa buang air kecil lebih banyak daripada itu setiap harinya.

  • Sering merasa haus

Rasa haus sering muncul karena tubuh mengeluarkan terlalu banyak urin. Sering kali, rasa haus tidak hilang bahkan setelah Anda minum cukup air. Kebutuhan air rata-rata orang adalah 8 gelas per hari atau tergantung pada aktivitas fisiknya, tetapi penderita diabetes dapat minum lebih banyak dari itu.

  • Merasa lelah sepanjang hari

Rasa lelah berlebihan kadang tidak ada kaitannya dengan kurang tidur atau terlalu banyak beraktivitas. Penderita diabetes sering kali merasa kelelahan bahkan setelah cukup tidur dan istirahat. Penyebabnya, tubuh tidak mendapatkan cukup energi. Gula yang seharusnya diserap oleh tubuh sebagai energi tetap berada di dalam darah karena kurangnya insulin yang berperan dalam proses penyerapan.

  • Berat badan turun tiba-tiba

Berat badan yang turun tiba-tiba tanpa penyebab jelas merupakan gejala diabetes tipe 1 lainnya. Artinya, penurunan berat badan tidak disebabkan oleh diet dan olahraga yang disengaja, melainkan karena tubuh tidak mendapat cukup gula sebagai sumber energi.

  • Pandangan mata kurang jelas

Merasa memiliki mata normal, tetapi tiba-tiba pandangan buram? Waspadai gejala diabetes. Ketika gula darah naik secara drastis, lensa mata bisa mengalami perubahan bentuk sehingga membuat pandangan menjadi kabur. Kemungkinan lainnya, pandangan menjadi kabur karena mata terlalu kering, kondisi yang sering dialami para penderita diabetes.

  • Luka tidak kunjung sembuh

Luka ringan pada kulit, misalnya terkena pisau saat memotong sayuran, normalnya cepat sembuh karena darah cepat membeku dan sel-sel kulit memperbarui diri. Namun, pada penderita diabetes, luka ini tidak kunjung sembuh, terutama kalau lukanya tidak Anda bersihkan dengan cairan antiseptik.

Pada penderita diabetes yang tidak mengalami luka, infeksi kulit tetap bisa terjadi. Gejala lain yang muncul di kulit juga termasuk gatal-gatal, terutama pada area alat kelamin.

Baca juga : The Silent Killer : Diabetes Mellitus

Selain itu, diabetes tipe 1 dapat disertai dengan komplikasi yang disebut dengan ketoacidosis diabetik. Komplikasi ini sangat berbahaya dan berisiko mematikan karena terkait dengan kurangnya hormon insulin di dalam tubuh. Sebelum hal tidak diinginkan terjadi, pahami gejala komplikasi berikut ini.

  • Kehilangan nafsu makan

Kehilangan nafsu makan merupakan hal biasa. Namun, ketika hal tersebut terjadi secara tiba-tiba dan sangat serius, bisa menjadi tanda suatu penyakit. Serius di sini maksudnya adalah Anda jadi tidak ingin makan sama sekali. Penderita ketodiacidosis diabetik biasanya mengalami gejala tersebut.

  • Mual, muntah, dan sakit perut

Penurunan nafsu makan terkait dengan kondisi mual dan muntah. Ketika penderita ketodiacidosis diabetik memaksa diri untuk makan, mereka bisa memuntahkan kembali makanan tersebut. Penderitanya juga berkemungkinan besar mengalami sakit perut yang menyiksa.

  • Badan panas

Gejala lain dari komplikasi diabetes adalah adanya kenaikan suhu tubuh, mencapai level panas atau demam. Namun, demam juga bisa menjadi tanda gula darah terlalu tinggi.

  • Napas berbau seperti buah

Penderita ketodiacidosis diabetik biasanya memiliki napas berbau seperti buah—khususnya pir—atau seperti cat kuku.

Itulah gejala diabetes tipe 1 yang harus Anda waspadai. Kalau mengalaminya, terutama gejala komplikasi, segera ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Kalau tidak mengalami komplikasi, tetap waspada pada gejala awalnya agar Anda bisa melakukan pengobatan sejak dini.

Back to Articles