Kekurangan Vitamin B

Gejala dan Bahaya Kekurangan Vitamin B untuk Tubuh Kita

Vitamin B adalah salah satu jenis nutrisi yang sangat penting bagi tubuh. Kekurangan vitamin B pada anak dapat mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhannya. Pada orang dewasa, hal ini bisa memicu terjadinya masalah kesehatan. Oleh karena itu, sangat penting memastikan kebutuhan tubuh akan vitamin B benar-benar terpenuhi.

Kekurangan Vitamin B: Gejala dan Bahaya yang Wajib Anda Ketahui!

1. Vitamin B12

Vitamin B12 atau dikenal dengan istilah cobalamin sangat diperlukan untuk mengatur sistem saraf. Zat ini juga berperan penting dalam pertumbuhan dan pembentukan sel darahmerah. Makanan yang banyak mengandung vitamin B12 adalah daging dan produk susu. Tak heran, orang-orang yang menganut pola hidup vegetarian rentan mengalami defisiensi vitamin B12.

Beberapa jenis makanan yang mengandung vitamin B12 adalah telur, keju, susu, ikan, hati, dan daging merah. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia. Pada usia lanjut, kekurangan vitamin B12 memicu demensia, paranoia, depresi, dan perubahan perilaku. Beberapa gejala yang merupakan tanda defisiensi vitamin B12 adalah kesemutan pada kaki dan tangan, kelelahan ekstrem, tubuh terasa lemah, cepat marah, dan depresi.

Baca juga: Waspada Anemia Pada Ibu Hamil

2. Vitamin B6

Vitamin B6 atau pyridoxine berfungsi membantu tubuh untuk mengubah makanan menjadi energi. Vitamin B6 juga berguna dalam melawan infeksi. Wanita hamil dan ibu menyusui sangat membutuhkan vitamin B6 yaitu untuk mendukung perkembangan otak bayi. Anda bisa mendapatkan asupan vitamin B6 dari buncis, tuna, salmon, semangka, kentang, bayam, dan hati sapi.

Kekurangan vitamin B6 dapat menyebabkan anemia dan terjadinya kelainan pada kulit, seperti ruam dan retak di sekitar mulut. Selain itu, orang yang kekurangan vitamin B6 juga rentan mengidap depresi, kebingungan, mual, anemia, rentang terhadap infeksi, dan dermatitis.

Baca juga: Vitamin utuk Ibu Hamil

3. Vitamin B1 dan B2

Vitamin B1 sering disebut thiamin dan vitamin B2 adalah riboflavin. Kedua jenis vitamin ini bermanfaat untuk mengubah makanan menjadi energi. Vitamin B1 memberikan manfaat neurologis, sedangkan vitamin B2 membantu menjaga fungsi penglihatan. Thiamin dapat ditemukan pada sereal dan gandum utuh. Sementara itu, riboflavin banyak terdapat di gandum utuh, susu, telur, dan sayuran berwarna hijau.

Setiap orang sangat membutuhkan vitamin B1 dan B2. Namun, tubuh jarang mengalami kekurangan dua jenis vitamin ini karena sumbernya terdapat pada banyak jenis makanan. Anda bisa menemukan zat thiamine dan riboflavin pada susu, sereal, dan sebagainya.

Baca juga: 5 Nutrisi yang Sangat Dibutuhkan Oleh Ibu Hamil

4. Vitamin B3

Niacin atau vitamin B3 juga dapat mengubah makanan menjadi energi. Zat ini berfungsi membantu sistem pencernaan dan menimbulkan selera makan yang sehat. Niacin dapat ditemukan pada ayam, ikan, daging merah, hati, gandum, dan kacang-kacangan. Kekurangan vitamin B3 dapat menyebabkan terjadinya masalah pada pencernaan seperti mual dan kram perut. Selain itu, kekurangan vitamin B3 dalam jumlah yang banyak dapat menimbulkan kebingungan mental.

Baca juga: Vitamin Otak untuk Anak Masa Golden Age

5. Vitamin B9

Vitamin B9 sering juga disebut folat atau asam folat. Folat terdapat pada banyak jenis makanan, khususnya yang berbentuk masih alami. Asam folat adalah bentuk sintetisnya dan dapat ditemukan pada makanan olahan. Seperti vitamin B kebanyakan, B9 membantu mempercepat perkembangan sel darah merah.

Wanita hamil sangat memerlukan vitamin ini karena dapat mengurangi risiko yang tidak diharapkan pada  kelahiran. Namun, kelebihan folat selama masa kehamilan juga dapat menimbulkan gangguan neurologis pada bayi.

Agar tubuh tidak mengalami kekurangan vitamin B, Anda disarankan untuk mengonsumsi beragam jenis makanan. Susunlah menu makanan dengan baik, mulai dari daging, buah-buahan, sayur-sayuran, dan kacang-kacangan. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen seperti Bio Strath dari Harvest Supplement. Suplemen ini aman dikonsumsi oleh semua kalangan, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui.

Baca juga: Manfaat Vitamin E 400 IU

Back to Articles