Akibat Dari Diabetes Mellitus

DM: Sebuah Tren Masa Kini?

Diabetes sepertinya sudah menjadi tren di kalangan masyarakat Indonesia yang mayoritasnya mengkonsumsi makanan berkarbohidrat tinggi seperti nasi. Sudah tidak asing bukan mendengar kata Diabetes Mellitus? Ya, mungkin anda lebih familiar dengan sebutan kencing manis atau dengan singkatan DM. Sebenarnya apa sih diabetes mellitus itu? Diabetes Mellitus adalah penyakit kronis dimana terjadi gangguan pada produksi hormon insulin atau gangguan untuk menggunakan hormon insulin yang sudah diproduksi tubuh. Hormon insulin sendiri adalah hormon yang berguna untuk pengaturan gula darah dalam tubuh.

Diabetes melitus sendiri ada berbagai macam tipe, yaitu tipe 1, tipe 2, diabetes pada kehamilan, dan diabetes tipe lainnya. Diabetes tipe 1 sendiri disebabkan oleh faktor genetik, sedangkan Diabetes tipe 2 disebabkan oleh gaya hidup yang kurang baik. Menariknya, 80% penderita tergolong ke dalam diabetes mellitus tipe 2. Tidak heran, terutama bila melihat gaya hidup di perkotaan yang tidak bisa dipungkiri semakin konsumtif. Makanan, minuman, dan cemilan manis dan tinggi karbohidrat dengan mudah dapat ditemukan dimana-mana.

Mungkin anda tertarik membaca : Manfaat Kayu Manis Untuk Diabetes

Di era modern seperti sekarang, diabetes melitus bukan merupakan penyakit yang jarang ditemukan. Menurut Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, terdapat 6,9% penduduk Indonesia berusia >15 tahun yang menderita Diabetes Melitus. Bahkan, menurut data dari Kemenkes, pada tahun 2030, diperkirakan bahwa prevalensi diabetes melitus di Indonesia mencapai 21,3 juta orang.

Faktor-faktor penyebab Diabetes Mellitus

Banyak faktor yang berkontribusi menyebabkan diabetes melitus. Dari faktor yang tidak dapat diubah seperti umur, jenis kelamin, riwayat keluarga, sampai pada faktor yang dapat kita ubah. Apa saja ya faktor yang dapat kita ubah?
1. Kelebihan berat badan
2. Aktivitas fisik yang kurang
3. Diet dan pola makan tidak sehat (tinggi karbohidrat, tinggi lemak)
4. Merokok

Bukan hal yang sulit bukan? So, turn those gadgets off, move your body, and eat well!

References:
Kementerian Kesehatan RI. Tahun 2030 Prevalensi Diabetes Melitus di Indonesia Mencapai 21,3 Juta Orang. Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Departemen Kesehatan; 2009.
Kementerian Kesehatan RI. Situasi dan Analisis Diabetes. Info Datin. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kesehatan RI; 2014.

 

Back to Articles