Cara Mengobati Asam Urat

Cara Mengobati Asam Urat dan Mengenal Penyebabnya

Asam urat merupakan salah satu jenis penyakit rematik yang banyak menyerang pria pada rentan usia 45 – 60 tahun. Penyakit asam urat atau gout adalah kondisi yang dapat menyebabkan gejala nyeri yang tidak tertahankan, pembengkakan, dan rasa panas di persendian. Meski semua sendi di tubuh bisa terkena asam urat, namun yang paling sering terserang adalah sendi jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki.

Biasanya rasa sakit akibat asam urat akan muncul selama tiga sampai sepuluh hari, dengan puncak rasa sakit pada enam hingga dua puluh empat jam setelah asam urat mulai kambuh. Setelah tiga hingga sepuluh hari kemudian, rasa sakit akibat asam urat ini biasanya akan hilang dengan sendirinya, bahkan terasa seperti biasa. Simak tulisan dibawah tentang penyebab, komplikasi, dan cara mengobati asam urat.

Baca juga : Pantangan Bagi Penderita Asam Urat

Makanan Penyebab Asam Urat

Penyebab asam urat adalah kadar asam urat dalam tubuh yang tinggi. Asam urat dihasilkan dari metabolisme zat Purin yang berasal dari sisa makanan yang kita konsumsi. Purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup, dan beberapa jenis sayur dan buah-buahan.

  1. Daging – dagingan

Jeroan hewan (ginjal, hati, jantung), hidangan laut (kerang-kerangan, kepiting, ikan teri, ikan makarel), dan daging merah (sapi, kambing, kerbau) mengandung zat purine yang tinggi. Makanan tersebut sebaiknya dihindari atau dibatasi konsumsinya.

  1. Sayur-Sayuran

Beberapa jenis sayuran juga harus dihindari karena dapat memicu asam urat seperti jamur kuping, daun singkong, kol, bayam, daun pepaya, kangkung, asparagus, dan buncis. Sedangkan untuk buah-buahannya antara lain nanas, kelapa muda, dan durian.

Baca juga : Sayuran Yang Baik Dikonsumsi Oleh Penderita Asam Urat

  1. Makanan Bersantan, Gorengan, dan produk olahan

Makanan tradisional Indonesia cendrung banyak yang mengandung santan dan digoreng dalam proses pengolahannya.
Mengonsumsi zat purin secara berlebihan disinyalir menjadi sebab yang dapat merangsang munculnya penyakit ini. Kelebihan purin dalam tubuh akan diubah menjadi asam urat. Sehingga kinerja ginjal pun akan terganggu dan sulit mengeluarkan zat tersebut jika ternyata terlalu berlebihan. Akibatnya kristal-kristal asam urat pun menumpuk di persendian yang akan mengakibatkan sendi terasa nyeri, radang hingga bengkak.

Komplikasi Asam Urat

Meski penyakit asam urat jarang menimbulkan komplikasi, namun tetap patut diwaspadai. Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi, di antaranya:

  1. Munculnya benjolan keras (tofi) di sekitar area yang mengalami radang.
  2. Kerusakan sendi permanen akibat radang yang terus berlangsung dan tofi di dalam sendi yang merusak tulang rawan dan tulang sendi itu sendiri. Kerusakan permanen ini biasanya terjadi pada kasus penyakit asam urat yang diabaikan selama bertahun-tahun.
  3. Batu ginjal yang disebabkan oleh pengendapan asam urat yang bercampur dengan kalsium di dalam ginjal.

Baca juga : Inilah Bahaya Asam Urat Jika Dibiarkan

Cara Mengobati Asam Urat

Menangani penyakit asam urat dapat dilakukan melalui dua cara utama yakni, pertama dengan meringankan gejalanya, kedua dengan mencegahnya untuk kambuh lagi.

Mengonsumsi beberapa jenis buah-buahan seperti, pisang, jeruk nipis, apel (cuka apel), tomat dan beberapa jenis buahan lainnya terbukti bisa membantu mengurangi gejala asam urat. Selain itu, cara mengobati asam urat secara cepat dan alami dapat juga dengan menggunakan obat herbal asam urat.

Baca juga : 6 Jenis Buah Terbaik Untuk Asam Urat

Back to Articles