cara menggendong bayi

Inilah Tips Menggendong Bayi yang Aman dan Benar

Menggendong bayi merupakan salah satu cara untuk merekatkan ikatan batin antara anak dan orang tuanya. Perlakuan ini dipercaya bisa membuat bayi merasa bahagia. Selain itu, si kecil juga dapat mengenali sosok yang memanggulnya. Menurut KidsHealth, ikatan emosional yang erat dengan orang tuanya bisa membantu perkembangan mental anak.

Baca juga : Cara Menidurkan Bayi yang Susah Tidur

Cara Menggendong Bayi Berdasarkan Usia

Menggendong bayi tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena dapat mengancam kesehatan sang bayi. Pasalnya, otot dan tulang-tulangnya masih lemah. Perhatikan beberapa cara menggendong bayi berdasarkan kelompok usianya berikut ini agar ia merasa aman dan nyaman.

  • Bayi Baru Lahir

Dilansir dari situs Mom Junction dan The Australian Parenting Website, ada tujuh cara terbaik untuk menggendong bayi yang baru dilahirkan. Berikut ini ulasan selengkapnya.

Baca juga : Pantangan Ibu yang Sedang Menyusui

  1. Sandarkan di Bahu

Cara menggendong bayi yang baru lahir pertama ialah dengan menyandarkan kepala si kecil di bahu kanan atau kiri. Pastikan pandangannya menghadap ke belakang. Kemudian, posisikan tangan Anda di bagian belakang kepala dan leher bayi. Sementara tangan lainnya menopang pangkal paha.

  1. Menggendong di Lekuk Lengan

Menggendong di lekuk lengan sering diterapkan oleh ibu yang memiliki bayi berumur di bawah 3 bulan. Posisi ini disebut dengan menimang. Caranya, letakkan kepala bayi di bagian lekuk lengan kanan atau kiri. Kemudian, topang pangkal paha si kecil menggunakan tangan lainnya.

Baca juga : 7 Makanan Pelancar ASI

  1. Posisi Tengkurap di Lengan

Teknik menggendong dengan kepala berada di lengan harus dilakukan secara hati-hati. Pasalnya, si kecil diletakkan dalam posisi tengkurap di lengan Anda. Sementara itu, kedua kaki dan tangan bayi dibiarkan menjuntai ke bawah.

  1. Menggunakan Baby Sling

Baby sling atau selempang bayi biasanya terbuat dari kain. Dulu, para ibu hanya menggunakan selendang untuk membawa bayinya. Namun kini, sudah ada baby sling dengan desain khusus.

Memakai baby sling merupakan cara termudah untuk membawa bayi Anda. Kendatipun demikian, ada aturan yang harus dipatuhi agar si kecil merasa nyaman. Pertama, baby sling memiliki ikatan kuat dan tidak mudah robek. Selanjutnya, bayi harus digendong dengan posisi kepala menghadap ke arah dada Anda.

Baca juga : Tips Mengatasi Bayi yang Susah Makan

  1. Gendong dengan Bertatap Muka

Menggendong bayi dengan cara ini bisa dilakukan ketika Anda ingin mengajak si kecil berbicara dan bercanda. Gunakan tangan kanan untuk menopang kepala dan leher bayi. Posisikan wajahnya menghadap ke arah Anda. Kemudian, sanggah tubuh bagian bawah bayi memakai tangan kiri.

  1. Letakkan si Kecil di Pangkuan

Anda bisa menerapkan tips ini dalam posisi duduk di kursi. Caranya, sanggah kepala dan leher si kecil menggunakan telapak tangan. Upayakan letaknya berada di celah lutut. Sementara itu, biarkan tubuh bayi telentang di pangkuan.

Baca juga : Rahasia Bayi Sehat & Cerdas

  • Bayi Berumur 4-6 Bulan

Ketika bayi memasuki umur 4 bulan, ubah sedikit cara menggendongnya. Pada usia ini, si kecil mengalami perkembangan fisik. Ia mulai bisa menggerakkan kedua tangan dan kaki, mengangkat kepala, serta menggenggam benda.

Selain itu, otot dan sarafnya bisa berkoordinasi dengan baik. Si kecil mulai mengetahui cara tengkurap dan berguling. Tulang-tulangnya pun perlahan menguat dan menyambung.

Lalu, bagaimana cara yang tepat menggendong si kecil berumur 4-6 bulan?

  1. Posisi Duduk

Memasuki usia ini, bayi tak lagi suka digendong dengan cara dibaringkan. Jadi, gendong buah hati Anda dengan posisi duduk.

Punggung bayi bersandar di tubuh Anda, sedangkan tangan kiri menopang pangkal pahanya. Hadapkan wajah si kecil ke arah depan. Sanggah bagian dada dengan tangan kanan.

Baca juga : Cara Mengatasi Keputihan Pasca Melahirkan

  1. Menggendong di Pinggang

Anda juga bisa menggendong bayi di pingang. Biarkan satu tangan menopang tubuh bagian bawah si kecil. Pastikan ia merasa nyaman saat digendong dengan cara ini.

  • Bayi Berumur 6 Bulan ke Atas

Perkembangan fisik bayi berumur 6 bulan terlihat signifikan dengan kemampuannya menggerakkan anggota tubuh. Bagian kaki dan punggung si kecil mulai berkoordinasi sehingga ia bisa tengkurap sendiri.

Secara bertahap, si kecil mulai belajar duduk meskipun harus tetap ditopang. Tahapan perkembangannya makin terlihat dengan gerakan merangkak. Meski begitu, ia masih membutuhkan pertolongan Anda untuk melakukannya.

Baca juga : Pentingnya Peran Ayah Dalam Membesarkan Anak

Soal menggendong, Anda bebas memakai cara apa pun. Pasalnya, tulang dan otot bayi berumur 6 bulan sudah cukup kuat. Dengan demikian, Anda tak perlu lagi menyangga kepala dan lehernya menggunakan tangan.

Nah, itulah cara menggendong bayi yang benar dan tepat sesuai dengan usianya. Anda bisa memilih teknik paling mudah, asalkan tetap aman bagi si kecil. Pastikan tidak memeluknya terlalu erat agar buah hati bisa bernapas.

Back to Articles