5 Cara Mengajar Anak TK Yang Dapat Orang Tua Lakukan Sendiri

Anak adalah pembelajar yang ulung. Mereka dapat dengan mudah meniru apa saja, khususnya pada masa golden age, yaitu usia 0-6 tahun. Itulah sebabnya, tak butuh waktu lama bagi anak untuk menguasai keahlian tertentu atau meniru hal-hal yang ia dengar atau lihat.

Pada masa ini, anak akan mulai bersekolah di Taman Kanak-kanak (TK). Menurut UU Permendiknas No. 146, usia ideal masuk TK adalah 4 tahun. TK merupakan masa persiapan sebelum menduduki bangku Sekolah Dasar (SD). Di TK, anak mempelajari banyak hal penting, terutama kemampuan bersosialisasi, berinteraksi dengan orang lain, dan disiplin.

Baca juga : Pentingnya Pemenuhan Nutrisi Pada Anak di Masa Golden Age

5 Cara Mengajar Anak TK

Nah, bagi Anda yang berperan sebagai pendidik atau orang tua, berikut beberapa cara mengajar anak TK secara efektif dan optimal.

  1. Optimalkan Aktivitas Berbahasa Lisan

Dikutip dari maitlandmontessori.org, ada beberapa cara terbaik untuk mengajar anak usia 3 hingga 6 tahun. Salah satu di antaranya adalah memaksimalkan aktivitas berbahasa secara lisan atau berbicara dengan kosa kata yang diketahuinya. Bahasa lisan dianggap sebagai fondasi atas semua ekspresi berbahasa anak pada kemudian hari.

Baca juga : Dampak Internet Bagi Tumbuh Kembang Anak

Sebaiknya, pada usia ini, anak didorong untuk lebih banyak berbicara dengan teman sebaya. Ketika ia mendengar orang lain menggunakan kata-kata tersebut, ia pun akan belajar lebih banyak. Selanjutnya, anak dapat melangkah ke titik berikutnya yaitu membaca.

  1. Gunakan Seni sebagai Ekspresi Diri

Pada konsep pendidikan Montessori, seni bukanlah sebuah mata pelajaran. Seni justru merupakan bagian dari ekspresi diri yang melengkapi kegiatan eksplorasi anak. Materi tentang musik dan seni sebaiknya diikutsertakan dalam materi pelajaran dan lingkungan belajar anak. Dengan demikian, seni dan musik menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kegiatan sehari-hari anak pada usia TK.

  1. Ajarkan Keahlian dalam Menjalani Kehidupan Sehari-hari

Biasanya, anak-anak balita dan usia prasekolah senang meniru kebiasaan orang dewasa serta ingin ikut serta dalam kegiatan sehari-hari. Ini bukan hal yang negatif. Bahkan, anak harus diberikan kesempatan untuk mempelajari keahlian-keahlian tersebut agar kelak ia bisa menjalani kehidupan dengan baik.

Baca juga : Kebiasaan Orang Tua Yang Menurun Kepada Anak

Beberapa contohnya adalah menyapu, memoles, menuangkan cairan, menggosok, dan membersihkan. Tidak perlu menuntut anak untuk melakukannya dengan sempurna, cukup berikan ia penghargaan sederhana saat berhasil menyelesaikannya. Kecepatan juga bukan nilai utama, tetapi lebih pada usaha dan niatnya. Mengajarkan anak keahlian-keahlian dasar ini akan memantik anak supaya semakin mandiri dan percaya diri.

  1. Maksimalkan Kemampuan Sensorinya

Salah satu hal yang perlu dimaksimalkan pada anak adalah kemampuan sensorinya. Perlu disadari, dunia ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari warna, bentuk, ukuran, suara, rasa, dan bau. Memiliki pengalaman dengan semua jenis tersebut akan melatih kreativitas anak pada masa depan.

Oleh karena itu, pendidik perlu memilih atau menyiapkan beberapa bahan tertentu yang mencakup seluruh informasi tersebut. Dengan mempelajari hal ini, anak akan terlatih mengklasifikasi dan memahami dunia di sekitarnya.

Baca juga : Panduan Lengkap Mendidik Anak

  1. Menghitung Benda-benda Konkret

Cara mengajar anak TK untuk berhitung adalah dengan menggunakan benda-benda konkret, seperti roti yang ia makan, binatang yang ia lihat, atau anggota tubuhnya.

Pada usia prasekolah, anak sebenarnya sudah memiliki insting untuk menghitung. Biasanya, anak akan menghitung apa saja yang ada di sekitarnya. Nah, jadikan hal ini sebagai cara untuk mengajar anak dengan baik.

Selain peran guru di sekolah, orang tua juga perlu ikut mendampingi anak ketika belajar. Dengan demikian, pendidikan yang diterimanya di sekolah semakin sempurna. Dukungan orang tua lainnya adalah dalam bentuk memberikan makanan yang bernutrisi kepada anak.

Selain makanan yang disantap sehari-hari, orang tua juga perlu menambahkan Bio Strath sebagai suplemen untuk menjaga daya tahan tubuh anak, membantu perkembangan otaknya, serta meningkatkan konsentrasinya saat belajar.

Nah, demikian cara mengajar anak TK yang bisa dilakukan pendidik maupun orang tua.

Back to Articles

Share
Published by
Harvest Supplement

Recent Posts

Pilihan Makanan Untuk Sahur Yang Sehat

Bulan Ramadan sudah tinggal menghitung hari. Bagi umat muslim, berpuasa selama satu bulan penuh menjadi…

2 tahun ago

‎Bunda, Begini Cara Memandikan Bayi yang Perlu Anda Perhatikan

Memandikan bayi yang baru lahir merupakan kegiatan yang mendebarkan bagi kedua orang tua. Karena masih…

2 tahun ago

Rahasia Puasa bagi Ibu Hamil Agar Tubuh Tetap Fit

Sudah siapkah Anda menyambut Ramadan tahun ini? Tentu banyak yang sudah tidak sabar untuk segera…

2 tahun ago

Tips Memperbanyak dan Meningkatkan Kualitas Sperma

Jumlah dan kualitas sperma yang rendah dapat menghambat Anda untuk memiliki keturunan. Dalam dunia medis,…

2 tahun ago

‎Fakta Seputar Pompa ASI, Amankah untuk Sang Bunda?

ASI merupakan makanan pertama yang sekaligus menjadi nutrisi penting bagi bayi yang baru lahir. Pasalnya,…

2 tahun ago

Pilihan Menu Buka Puasa yang Baik untuk Kesehatan Anda

‎Berpuasa salama satu bulan penuh di bulan Ramadan merupakan ibadah wajib yang harus dilakukan setiap…

2 tahun ago