cara menghilangkan stres

6 Langkah Menghilangkan Stres Tanpa Obat

Beban kerja dan aktivitas sehari-hari yang berat sering menjadi faktor utama penyebab stres. Akibat stres, banyak orang kesulitan tidur dan makan yang pada akhirnya mempengaruhi kesehatan mereka. Tidak jarang penderita depresi bergantung pada obat penenang atau obat tidur untuk mengatasi tekanan dalam jiwa dan pikiran.

Padahal, studi American Addiction Centers menunjukkan penggunaan zat obat penenang seperti benzodiazepine dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kecanduan, disorientasi, rasa panik berlebihan, kehilangan memori, hingga gangguan ginjal dan organ vital lainnya.

Baca juga : Gejala Depresi Berat

6 Cara Menghilangkan Stres Secara Alami

Hindari risiko jangka panjang penggunaan obat antidepresan dengan menerapkan beberapa cara menghilangkan stres berikut ini:

  1. Jangan Pendam Beban Pikiran Sendirian

Cara menghilangkan stres paling mudah adalah dengan mencurahkan unek-unek pada orang terdekat yang Anda percaya. Teknik satu ini memang terkesan sepele, tapi faktanya masih banyak orang yang enggan mencurahkan isi pikirannya karena takut akan penilaian orang dan label yang disematkan pada dirinya.

American Psychological Association menyarankan penderita stres untuk mencurahkan isi hati dan beban pikirannya pada orang-orang terdekat atau terapis. Hal tersebut dapat melepaskan hormon endorfin, hormon yang memproduksi perasaan tenang sekaligus berguna meningkatkan kekebalan tubuh.

  1. Buat Jurnal Pribadi

Banyak penderita depresi yang menganggap berbicara pada terapis atau teman dekat tidak mampu mengurangi beban psikologisnya. Jika Anda termasuk orang yang kurang suka berbagi keluh-kesah pada teman, peneliti dari University of Rochester Medical Center menganjurkan Anda untuk menuangkan rasa stres dan sedih melalui jurnal.

Menuliskan pikiran dan perasaan dalam jurnal dipercaya dapat membantu mengidentifikasi hal apa saja yang paling sering menyebabkan stres. Dengan menulis, Anda pun dapat mengenal diri sendiri dengan lebih baik. Ketika Anda mampu mengidentifikasi penyebab stres dan efeknya bagi diri sendiri, Anda dapat mencari jalan keluar untuk mengatasi masalah yang sering menjadi penyebab stres.

  1. Relaksasi dengan Aromaterapi

Lelah dan stres setelah seharian beraktivitas? Saatnya merelaksasikan otot dan pikiran yang tegang dengan bantuan aromaterapi. Aromaterapi yang berasal dari minyak lavender yang terbukti secara ilmiah mampu mengurangi frekuensi detak jantung dan tekanan darah sehingga tubuh dapat lebih relaks.

Hasil penelitian yang dipublikasikan sleepfoundation.org membuktikan bahwa orang yang menghirup aroma lavender sebelum tidur memiliki kualitas tidur lebih baik. Penelitian tersebut memaparkan lebih lanjut bahwa aroma yang dihirup seseorang sebelum tidur dapat berpengaruh langsung pada mimpi mereka. Jadi, para peneliti menganjurkan Anda untuk menjaga kebersihan kamar dan gunakan pelembut kain dengan wewangian lembut.

  1. Meditasi

Meditasi dipercaya dapat membantu penderita depresi lebih tenang dan membentuk pikiran positif dalam mengatasi permasalahan sehari-hari. Mayo Clinic memaparkan bahwa meditasi memiliki beberapa manfaat psikologis seperti:

  • Mengasah pikiran untuk fokus
  • Membentuk attitude positif saat menghadapi masalah
  • Mengurangi pikiran negatif
  • Membantu penderita depresi mengenali emosinya

Saat meditasi, kita pun dilatih untuk mengatur pola pernapasan. Teknik pernapasan dikenal efektif dalam mengurangi kadar hormon kortisol dan membantu pikiran agar lebih tenang.

Baca juga : Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Secara Alami

  1. Kurangi Aktivitas di Dunia Maya

Intensitas hubungan sosial di dunia maya pun menyumbang peranan besar dalam meningkatkan kadar stres. Jika Anda termasuk orang yang sering kesal setelah membaca perdebatan sengit atau berita provokatif di internet, mungkin inilah saatnya untuk mengurangi aktivitas di dunia maya. Dengan melakukan “diet media sosial”, Anda dapat lebih mengapresiasi pentingnya interaksi sosial langsung dengan orang-orang di sekitar.

  1. Melibatkan Diri dalam Aktivitas Religius

Saat hati tidak tenang, orang tua kita tentu sering menganjurkan untuk berdoa dan mendekatkan diri pada Sang Mahakuasa. Ternyata, hal tersebut memang terbukti secara ilmiah mampu mengurangi rasa stres dan perasaan membenci diri sendiri.

Dalam buku The SuperStress Solution, Dr. Roberta Lee mengungkapkan bahwa orang yang religius sering menggunakan kepercayaan spiritualnya dalam menghadapi setiap permasalahan hidup. Pernyataan Dr. Lee tersebut didukung studi National Institute for Health Care Research (NIHR) yang memaparkan bahwa mahasiswa di sebuah universitas di Kanada yang terlibat dalam kegiatan keagamaan lebih sedikit mengalami gangguan stres dibanding mahasiswa lainnya.

Baca juga : Kebiasaan Buruk Yang Dapat Merusak Otak

Itulah enam cara menghilangkan stres tanpa obat yang dapat Anda terapkan. Pikiran dan perilaku positif dalam menghadapi stres merupakan modal utama dalam mencegah munculnya stres berkelanjutan atau depresi.

Saat rasa stres sudah terlalu sulit dibendung, jangan sungkan untuk meminta bantuan para ahli. Yang paling penting, jangan pertaruhkan kesehatan mental Anda pada konsumsi obat penenang yang memiliki risiko jangka panjang berbahaya.

Back to Articles