Categories: Artikel Kesehatan

Anak Anda Terlambat Berbicara? Atasi Dengan 5 Cara Berikut

Salah satu tahap penting dalam tumbuh kembang anak adalah tahap ketika ia bisa berbicara atau mengucapkan kata-kata. Umumnya, pada usia 12 bulan, anak sudah mampu mengucapkan beberapa kata sederhana. Namun, pada kasus tertentu, anak dapat mengalami keterlambatan bicara atau speech delay. Anak disebut mengalami speech delay apabila pada usia 2 tahun atau lebih belum mampu berkata-kata.

Baca juga : Kebiasaan Orang Tua Yang Menurun Kepada Anak

Penyebab anak terlambat bicara bermacam-macam. Beberapa di antaranya adalah karena kelainan atau gangguan pada fungsi pendengaran, keterlambatan mental, gangguan perkembangan, stimulasi yang kurang, serta pola asuh yang salah. Nah, untuk mengatasi masalah tersebut, orang tua disarankan untuk melakukan stimulasi secara telaten. Berikut beberapa contoh stimulasi yang bisa diterapkan.

5 Cara Mengatasi Anak Terlambat Bicara

  1. Perdengarkan Lagu Anak-anak

Anak-anak menyukai musik dan lagu. Oleh karena itu, untuk menarik minatnya, perdengarkanlah lagu anak-anak yang memiliki lirik sederhana dan mudah ditiru. Ketika mendengarkan lagu, anak diharapkan akan meniru kata-kata pada lirik lagu. Selanjutnya, secara perlahan, anak bisa menguasai dan menggunakan kosakata yang didengarnya. Beberapa pilihan lagu anak-anak yang bisa diperdengarkan adalah Balonku, Pelangi, Naik Kereta Api, Topi Saya Bundar, dan sebagainya.

  1. Bercerita atau Mendongeng

Selain musik dan lagu, anak-anak juga menyukai cerita. Oleh karena itu, salah satu cara yang bisa ditempuh untuk mengatasi anak terlambat bicara adalah bercerita atau mendongeng. Selain dapat melatih daya imajinasinya, ketika mendengarkan cerita, anak akan belajar mengenal beragam kosakata.

Alternatif lainnya, Anda bisa membaca buku bersama anak. Aktivitas ini sangat penting untuk meningkatkan bonding antara orang tua dan anak. Anak pun memiliki kesempatan yang lebih banyak untuk mempelajari kosakata baru. Jangan lupa, mintalah anak mengulangi kata-kata yang menarik baginya. Bantu ia mengucapkannya dengan benar.

Baca juga : Pentingnya Nutrisi di Masa Golden Age Anak

  1. Menggunakan Bahasa Isyarat

Cara lain yang bisa dilakukan orang tua untuk menstimulasi anak yang terlambat bicara adalah dengan menggunakan bahasa isyarat. Ini merupakan bahasa yang mengombinasikan komunikasi manual, bahasa tubuh, dan gerak bibir. Menurut penelitian, bayi yang diajarkan bahasa isyarat akan lebih cepat lancar berbicara ketimbang bayi yang tidak diajarkan bahasa isyarat.

Alasannya karena bahasa isyarat dapat mengoptimalkan perkembangan kemampuan bicara anak. Bahasa isyarat juga dapat memotivasi anak untuk mengucapkan kata-kata. Karena itu, jangan takut menggunakan bahasa isyarat pada anak. Salah satu contohnya adalah menggerakkan kepala sambil mengucapkan, “Tidak” untuk melarang.

Baca juga : Dampak Keluarga Tidak Harmonis Terhadap Psikologis Anak

  1. Mengajak Anak Berkomunikasi

Orang tua kadang kala terlalu sibuk untuk mengajak anak berinteraksi secara langsung. Di rumah, anggota keluarga juga jarang bercakap-cakap. Hal ini sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak, khususnya pada kemampuan verbalnya. Karena tidak sering diajak berkomunikasi, anak pun tidak tahu cara mengungkapkan sesuatu dengan benar.

Baca juga : Cara Mengatasi Anak Susah Makan

Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua maupun anggota keluarga lain mengajak anak berbicara. Meskipun anak belum mampu mengungkapkan perasaannya dengan jelas, orang tua harus tetap melatih anak. Misalnya, mengajukan beberapa pertanyaan singkat yang membuat anak terpancing untuk menjawab. Proses ini akan memacu anak untuk belajar membentuk kalimat yang lebih lengkap dan bisa dipahami.

  1. Beri Penghargaan

Salah satu hal penting yang harus diketahui orang tua tentang pola asuh anak adalah kebutuhan anak akan penghargaan. Memberikan penghargaan bisa dibilang lebih efektif memotivasi anak untuk mencapai sesuatu ketimbang memberikan sanksi atau hukuman.

Konsep ini juga berlaku pada saat anak sedang belajar berbicara. Ketika anak berhasil mengucapkan beberapa kata atau merangkai sebuah kalimat, jangan lupa untuk melontarkan pujian. Pujian yang tulus dari orang tua akan membuatnya semakin semangat untuk belajar.

Nah, dengan melakukan 5 hal ini, masalah speech delay yang dialami anak diharapkan dapat teratasi. Namun, jika belum terlihat perkembangan yang signifikan, Anda dapat meminta bantuan terapis profesional untuk melatih anak. Sebelumnya, jangan lupa untuk memastikan penyebab anak terlambat bicara supaya penanganan yang dilakukan lebih tepat.

Artikel Terkait : Panduan Lengkap Membesarkan dan Mendidik Anak

Back to Articles

Share
Published by
Harvest Supplement

Recent Posts

  • Artikel Kesehatan

Pilihan Makanan Untuk Sahur Yang Sehat

Bulan Ramadan sudah tinggal menghitung hari. Bagi umat muslim, berpuasa selama satu bulan penuh menjadi ibadah wajib yang harus dilakukan…

1 tahun ago
  • Artikel Kesehatan

‎Bunda, Begini Cara Memandikan Bayi yang Perlu Anda Perhatikan

Memandikan bayi yang baru lahir merupakan kegiatan yang mendebarkan bagi kedua orang tua. Karena masih sangat rentan dan peka, Anda…

1 tahun ago
  • Artikel Kesehatan

Rahasia Puasa bagi Ibu Hamil Agar Tubuh Tetap Fit

Sudah siapkah Anda menyambut Ramadan tahun ini? Tentu banyak yang sudah tidak sabar untuk segera merasakan atmosfer Ramadan yang  khas…

1 tahun ago
  • Artikel Kesehatan

Tips Memperbanyak dan Meningkatkan Kualitas Sperma

Jumlah dan kualitas sperma yang rendah dapat menghambat Anda untuk memiliki keturunan. Dalam dunia medis, kondisi tersebut dinamakan oligospermia. Produksi…

1 tahun ago
  • Artikel Kesehatan

‎Fakta Seputar Pompa ASI, Amankah untuk Sang Bunda?

ASI merupakan makanan pertama yang sekaligus menjadi nutrisi penting bagi bayi yang baru lahir. Pasalnya, cairan ini memiliki banyak kandungan…

1 tahun ago
  • Artikel Kesehatan

Pilihan Menu Buka Puasa yang Baik untuk Kesehatan Anda

‎Berpuasa salama satu bulan penuh di bulan Ramadan merupakan ibadah wajib yang harus dilakukan setiap umat muslim. Puasa sendiri merupakan…

1 tahun ago